Eksotisme Pantai Cukuh Perak di Lampung Selatan

0
635
Pantai Cukuh Perak di Lampung Selatan. Foto: Paul SMS

Oleh: Paul SMS. S.Hut*

Lampung Selatan memiliki potensi wisata pantai yang bagus. Beberapa di antaranya sudah dikembangkan dengan baik meskipun belum maksimal. Ada pula beberapa peluang wisata pantai yang belum dikembangkan secara maksimal dan masih kurang promosi. Antara lain adalah Pantai Cukuh Perak.

Pantai Cukuh Perak secara administrasi berada di Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan. Jaraknya sekitar 50 km dari Kota Bandarlampung atau sekitar 28 kilometer dari Kota Kalianda.


Pantai Cukuh Perak tidak seterkenal tempat wisata ain di Lampung Selatan seperti Way Belerang, Pantai Sebalang, Menara Siger, Anak Gunung Krakatau, Pulau Sebuku, Pantai Wartawan, atau Gunung Rajabasa.Namun, eksotisme pantai ini tidak kalah dari wisata pantai lain di Lampung Selatan.

Jalan untuk menuju tempat wisata ini pun relatif nyaman. Jalan dengan aspal hotmik sampai dengan Balai Desa Suak dan jalan beton semen sampai tanah menuju pantai.

Pantai Cukuh Perak seluas 30 Ha merupakan sebagian kecil dari Kawasan Hutan Lindung (KHL) Register 6 Way Buatan (950 Ha). Saat ini dikelola oleh Kelompok Tani Hutan Wahana Tani (melalui Pokdarwis). Kelompok tani ini  merupakan bagian dari Gapoktan Wahana Lancar, sebagai pemegang izin Perhutanan Sosial dengan skema Hutan Kemasyarakatan (Hkm) seluas 947 Ha sejak tahun 2018.

KHL Register 6 Way Buatan merupakan wilayah pengelolan dari UPTD KPH Gunung Rajabasa-Way Pisang Batu Serampok Dinas Kehutanan Provinsi Lampung.

Ada sejumlah keunggulan Pantai Cukuh Perak dibandingkan tempat wisata pantai lain yang ada di Lampung Selatan. Selain pemandangan yang indah,  garis pantainya juga panjang. Sedangkan dasar pantai landai (tidak dalam). Hal ini akan membuat pengunjung betah berlama-lama menikmati keindahan pantai.

Jika air sedang surut, akan tampak  banyak batu-batu besar yang menambah indah pemandangan.

Menariknya lagi, pantai ini posisinya berada di dalam kawasan hutan lindung yang dikelilingi oleh perbukitan. Hamparan tanaman kelapa dan adanya sungai kecil yang langsung bermuara ke laut membuat pantai ini unik dan terlihat asri.

Sayangnya, peluang besar pengembangan pantai ini belum maksimal dimanfaatkan. Sejauh ini, belum ada  perencanaan secara komprehensif pengembangan wana wisata Cukuh Perak. Pembangunan sarana dan prasarana pun masih sporadis. Toilet atau kamar mandi untuk pengunjung, misalnya, juga masih seadanya.

Selain itu, prasarana jalan menuju pantai masih perlu ditingkatkan agar pada saat hujan jalan tidak becek sehingga dilalui mobil atau sepeda motor. Soal kebersihan sekitar pantai juga masih harus ditingkatkan agar para pengunjung betah.

Pokdarwis yang mengelola tempat wisata sudah melakukan pembenahan untuk pengembangan Wana Wisata Cukuh Perak. Antara lain, pertama, meningkatkan kualitas jalan menuju pantai berupa semen beton telah dilakukan baik dari Dinas Kehutanan Provinsi Lampung maupun Pemerintah Desa Suak melalui Dana Desa. Namun, kualitas jalan masih harus dilakukan.

Kedua, membangun sarana penunjang seperti mushola, pondok/saung, loket karcis masuk, dan spot selfie baik secara swadaya maupun bantuan pemerintah desa.

Rencananya, akan pula dibuat kebun buah seluas 10 Ha dan penanaman mangrove seluas sekitar satu hektare. Jika rencana ini terwujud, maka tempat wisata ini akan menjadi kawasan wisata terpadu yang menjanjikan.

* Penyuluh Kehutanan

 

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR