Festival Kehutanan Lampung 2020 Dibuka Gubernur Arinal Djunaidi

0
194
festival kehutanan lampung
Sambutan Gubernur Lampung Ir Arinal Djunaidi dalam rangka pembukaan Festival Kehutanan Lampung 2020 dan peresmian website KPH Batutegi, Senin, 2 November 2020. Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Rumah Kolaborasi (RUKO), Rainforest Alliance, serta didukung oleh Kingdom of The Netherlands. Kegiatan diselenggarakan dari tanggal 2-4 November 2020.

rumahkolaborasi.or.id Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka Festival Kehutanan Lampung 2020 di Ballroom Hotel Sheraton, Senin (2/11/2020). Dalam acara yang akan berlangsung 2 – 4 November 2020 ini, Gubernur menekankan agar semua pihak terus menjaga keberlangsungan fungsi hutan, namun juga memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat.

“Fungsi hutannya tetap terjaga, kesejahteraan rakyat meningkat melalui ekonomi kerakyatan,” kata Gubernur Arinal.

Rangkaian acara Festival Kehutanan Lampung 2020 antara lain Rakor Kehutanan Lampung, Pelatihan Mitigasi Perubahan Iklim Tingkat Tapak, Test Tour Wana Wisata, peluncuran website KPH Batutegi, dan Gerakan Rabu Minum Madu.

Gubernur Arinal Djunaidi berbincang dengan Ketua Ruko, Ir.Warsito.

Arinal meminta semua pihak tetap berkomitmen melakukan upaya perlindungan hutan dan pemberdayaan masyarakat sebagai prioritas utama dalam pengelolaan hutan di Provinsi Lampung untuk mewujudkan tujuan perhutanan sosial, yaitu hutan lestari dan masyarakat sejahtera.

“Saya berharap upaya pemberdayaan masyarakat sekitar/dalam kawasan hutan dapat mewujudkan tujuan mulia yaitu hutan lestari, masyarakat sejahtera. Jika salah dalam mengelola hutan maka akan menimbulkan bencana bagi manusia,” katanya.

Arinal mendorong agar semua pihak fokus terhadap pengendalian lingkungan hutan, sumber air, dan pengendalian masyarakat yang ada kawasan hutan.

Menurutnya, dengan tetap menjaga kawasan hutan, termasuk didalamnya menjaga sumber air menjadi salah satu unsur keberhasilan di sektor pertanian.

“Salah satu unsur keberhasilan di sektor pertanian itu tersedianya air. Air sangat erat hubungannya dengan hutan, maka ini harus kita jaga,” katanya.

Arinal menyebutkan pembangunan kehutanan sendiri menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan Provinsi Lampung.

“Sebagai bagian dari sumber daya pembangunan, maka hutan harus memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Arinal berharap program perhutanan sosial menjadi win-win solution penanganan persoalan kehutanan di Lampung.

Selain dapat memberikan manfaat untuk peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan, kata Arinal, perhutanan sosial juga menumbuhkan kegiatan ekonomi berbasis hasil hutan di perdesaan.

TIDAK ADA KOMENTAR