KPHL Batutegi Lakukan Penilaian Partisipatif Kelompok Perhutanan Sosial

0
209
KPH Batutegi Penilaian Partisipatif
Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Batutegi melakukan penilaian terhadap kelompok Perhutanan Sosial (PS) untuk mengikuti Festival Agroforestri.

Dalam rangka memberikan apresiasi pada kelompok peserta perhutanan sosial atas capaian terhadap komposisi tegakan dan tanaman sela dalam Festival Agroforestry
Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Batutegi melakukan penilaian terhadap kelompok Perhutanan Sosial (PS) yang akan menjadi wakil KPH dalam ajang tersebut.

KPHL Batutegi berinisiatif untuk melakukan penilaian tidak hanya oleh para penyuluh dan kepala resort, tetapi juga melibatkan para pengurus kelompok secara aktif sebagai bagian dari tim penilai.

Pola ini baru pertama kali diterapkan sebagai media pembelajaran bagi kelompok, dan sekaligus sebagai implementasi kesetaraan antara KPH dan kelompok dalam proses pembangunan kehutanan, khususnya pada kegiatan konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya.

Selain itu, penilaian partisipatif ini juga dimaksudkan agar kelompok dapat lebih bersemangat dan semakin yakin bahwa setiap kelompok yang nantinya akan mewakili KPHL Batutegi adalah kelompok terbaik yang ada.

Upaya agar penilaian partisipatif ini dapat berjalan dengan baik dan objektif, maka harus dipastikan bahwa para penyuluh, kepala resort dan pengurus kelompok sudah memahami dengan benar butir-butir dari penilaian yang akan dilakukan.

Diki Aryanto, Staf/Penyuluh KPHL Batutegi menyatakan hadir dalam kegiatan ini, untuk melihat implementasi yang dilakukan tim penilai di lapangan sebagai pendamping, sekaligus untuk mengevaluasi sejauh mana efektivitas kerja yang dilakukan di tingkat lapang.

Menurut dia, hasilnya sangat menggembirakan bagaimana tim penilai tidak mendapatkan kesulitan untuk menjabarkan butir-butir penilaian di lapangan.

Semoga proses penilaian partisipatif ini memberikan nilai pembelajaran yang positif dan kesetaraan antara KPHL dan kelompok tani benar-benar terwujud, khususnya dalam upaya perlindungan, konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya serta pemberdayaan masyarakat menuju terwujudnya masyarakat sejahtera hutan lestari, kata Diki Aryanto pula.

(Diki Aryanto, KPHL Batutegi, peserta pelatihan menulis perhutanan sosial)

TIDAK ADA KOMENTAR