RUKO Bertemu Sekdaprov Lampung Bahas Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Hutan

0
178
Ruko met with Lampung Provincial Secretary Fahrizal Darminto, and Lampung Provincial Secretary Assistant II Taufik Hidayat.
Coordinator of RUKO, Ir Warsito and Program Manager Scala BBS-RUKO Zulfaldi, at the Lampung Provincial Government Office, in Bandarlampung, Monday, October 12, 2020, met with Lampung Provincial Secretary Fahrizal Darminto, and Lampung Provincial Secretary Assistant II Taufik Hidayat.

Pengurus Rumah Kolaborasi (RUKO) bertemu dengan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto dan Asisten II Sekdaprov Lampung Taufik Hidayat.

Dalam pertemuan diikuti Koordinator RUKO Ir Warsito dan Program Manager Scala BBS-RUKO Zulfaldi, di Kantor Pemprov Lampung, di Bandarlampung, Senin, 12 Oktober 2020 itu, Asisten II Sekdaprov Lampung Taufik Hidayat menyampaikan hasil kunjungan monitoring kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan( RHL).

Salah satunya di Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Kota Agung Utara.

Menurut Taufik, sangat diperlukan pengawalan dan pendampingan yang lebih intensif.

Pengurus RUKO itu, dalam pertemuan dengan Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto menyampaikan program-program yang telah dilaksanakan semenjak tahun 2015, pada awalnya melalui Program Ring of Fire, RUKO melakukan pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi potensi dan pengelolaan panas bumi.

Program itu bertujuan agar pengembangan listrik melalui panas bumi yang merupakan salah satu energi terbarukan dapat berjalan, dan masyarakat di sekitarnya juga mendapat maanfaat, agar tetap berkelanjutan.

Seperti kita ketahui lokasi panas bumi sebagian besar berlokasi dekat kawasan hutan dan dalam kawasan hutan, sehingga kelestarian hutan juga penting bagi pengusahaan panas bumi agar tetap berkelanjutan.

Selanjutnya untuk masyarakat, RUKO melalui pendekatan ekonomi lokal dan pendekatan dengan desa.

Sudah cukup banyak yang dilakukan oleh RUKO selama lima tahun terakhir.

Karena itu, Sekdaprov Lampung menyatakan sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh RUKO dan mitra-mitranya.

Koordinator RUKO Ir Warsito juga menyampaikan rencana pelaksanaan Festival Agroforestri. Kegiatan ini bertujuan memberi gambaran kepada khalayak bahwa sektor kehutanan tidak hanya ada masalah, seperti perambahan liar, kebakaran hutan, penyebab banjir, kekeringan, longsor, dan lainnya. Sektor kehutanan ternyata banyak juga memiliki potensi dan menjadi tumpuan pendapatan masyarakat, baik potensi hasil hutan bukan kayu (HHBK) maupun potensi jasa lingkungan.

Ke depan, Sekdaprov Lampung itu sependapat bahwa yang diperkuat adalah fungsi hutan, yaitu fungsi konservasi, biodiversity, dan fungsi sosial ekonomi.

TIDAK ADA KOMENTAR